You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pohon-pohon Di Jalan Cengkeh Dipangkas
photo Septradi Setiawan - Beritajakarta.id

Pedagang di Jl Nelayan Timur dan Jl Cengkeh Direlokasi

Sebanyak 100 pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berdagang di jalur hijau di Jl Nelayan Timur dan Jl Cengkeh, Taman Sari, Jakarta Barat, direlokasi ke sebuah lahan yang juga berada di Jl Cengkeh milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Ada 100 pedagang kurang lebih yang kita relokasi dan berjalan dengan baik, sekarang kita sedang fokus pada penataan saja

Selama ini, pedagang menggelar lapaknya di bahu jalan. Akibatnya, jalan yang mengarah ke Jl Tongkol, Penjaringan, Jakarta Utara tersebut kerap mengalami kemacetan.

Wali Kota Jakarta Barat, Anas Effendi mengatakan, pihaknya akan memastikan kedua ruas jalan tersebut benar-benar bebas PKL.

Penataan Kota Tua, Pedagang Jl Tongkol Ditertibkan

"Ada 100 pedagang kurang lebih yang kita relokasi dan berjalan dengan baik, sekarang kita sedang fokus pada penataan saja. Mudah-mudahan dua hari kemudian sudah bersih," ujar Anas, Rabu (16/9).

Pasca penertiban dan relokasi, pekan depan pihaknya akan melaunching tempat berdagang baru tersebut.

"Senen depan kita launching, saat ini kita sedang proses perataan lokasi, terus nanti kita kasih petak-petak untuk para pedagang," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6830 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3179 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2123 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1891 personAnita Karyati